Pendidikan Bagi Pekerja Imigran Untuk Berwirausaha




jurnalhub-Pekerja Migran Indonesia sekitar 11 ribu orang mengikuti program Mandiri Sahabatku yang digelar sejak 2011. diadakan di Hong Kong, Malaysia dan Korea Selatan, Program ini bertujuan untuk mendidik buruh migran agar berwirausaha .

Sebelumnya, pada 2017 program ini juga digelar di Jepang. Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan bahwa, program tersebut positif karena dapat mengoptimalkan peran BUMN dalam membantu Pekerja Migran Indonesia, untuk memiliki usaha sendiri.
"Kegiatan ini dapat membantu pekerja migran kita untuk kembali ke Tanah Air dan memiliki usaha sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga dan membantu membangun ekonomi Indonesia," kata Rini dalam keterangan resmi di Jakarta.
Kartika Wirjoatmodjo selaku Direktur Utama Bank Mandiri mengatakan, melalui program ini, Mandiri ingin memberikan bekal keterampilan kepada Pekerja Migran Indonesia untuk membuka usaha saat kembali ke Tanah Air.

“Kami tidak memungut biaya bagi pekerja migran yang ingin mengikuti Mandiri Sahabatku. Pada program yang berlangsung saat ini, sebanyak 1.000 pekerja migran Indonesia di Hong Kong ikut menjadi peserta,” kata Kartika.
Dituturkan juga oleh Kartika, jumlah Pekerja Migran Indonesia diperkirakan mencapai 9 Juta jiwa yang sebagian besar berada di Malaysia, Timur Tengah, Taiwan dan Hong Kong.  Di Hong kong sendiri, tercatat ada 180 Ribu pekerja migran.

Mandiri sebagai salah satu BUMN yang memiliki spirit memakmurkan negeri serta fungsi sebagai agent of development, untuk mengembangkan kapasitas dan meningkatkan ekonomi pekerja migran, memiliki komitmen dalam berkontribusi nyata lewat program Mandiri Sahabatku.
Program pelatihan kewirausahaan Mandiri Sahabatku ini merupakan program yang berkesinambungan mulai dari sebelum penempatan, masa penempatan dan pasca penempatan. Menurutnya, Untuk melengkapi program, terdapat juga pelatihan bertajuk coding mum yang bekerjasama dengan BEKRAF dan program magang Bapak-ibu asuh dari kalangan pengusaha sukses, termasuk alumni Wirausaha Muda Mandiri.
Selain itu, Bank Mandiri juga mengenalkan program Mandiri Sahabatku Sehati. Ini merupakan program lanjutan untuk melengkapi ekosistem kewirausahaan pada Mandiri Sahabatku dan bertujuan untuk merangkul lebih banyak lagi pekerja migran.
Program Mandiri Sahabatku Sehati berisi mentoring dalam peningkatan kualitas produk dan usaha, persiapan pemasaran digital dan akses pembiayaan melalui program KUR TKI Purna. Semarang dan Ponorogro adalah kota yang menjadi tahap awal yang sudah berjalan di program Mandiri Sahabatku Sehati, yaitu dengan mengoptimalkan fungsi rumah kreatif BUMN.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Udang Nyaman" Lezat di Patra Comfort Anyer

Rolls-Royce Keluarkan Mobil SUV Super Luxury

Untuk Mengurai Kemacetan, Pemudik di Rest Area Akan Dikelompokkan